A Piece Of your Mind

https://twitter.com/CJnDrama

Si pemilih drama


Sebenernya aku nonton drama ini udah lama, jadi aku ngikutin ongoingnya. Pada saat itu lagi banyak banget drama-drama baru yang cukup diminati banyak orang, bahkan saingannya drama ini lumayan berat-berat. Tapi entah kenapa aku gak tertarik untuk nonton yang lainnya, malah lebih penasaran ke drama ini. Jujur aku gak terlalu berekspektasi lebih, malah sebenernya bukan genre kesukaanku banget. Biasanya aku akan cari spoiler dulu apakah ada hal yang menarik, entah itu soal jalan ceritanya, soal karakternya, soal pemainnya, atau tim produksinya. Untuk drama ini masuk ke kreteria soal pemainnya. Aku nonton dengan alasan penasaran bagaimana cemistry antara Chae Soo Bin dan Jung Hae In. Jadi drama yang aku tonton biasanya sangat random dan tergantung banget sama kondisi mental ku.  

Jujur aja aku nonton drama ini langsung di episode ke 2, karena biasanya di episode ini sudah mulai muncul konflik dan menentukan apakah layak untuk dilanjutkan menonton atau skip. Dan.... yaps, aku langsung suka. Ada hal-hal yang membuatku cukup penasaran, dan aku belom bisa nebak gimana jalan ceritanya. Dari situlah aku putuskan untuk melanjutkan ke episode berikutnya. 

Mari ngobrolin drama a piece of your mind. 

Mungkin banyak yang ragu-ragu mau nonton apa gak, soalnya rating drama ini memang gak bagus, malah karena ratingnya gak tinggi sampai-sampai episode drama ini di kurangin. Huhuhu sedih sih karena aku ngikutin drama ini dan suka banget sama dramanya. Oke buat yang ragu-ragu dan penasaran sama jalan ceritanya aku bakal ngasih sedikit ulasannya. Jadi garis besar jalan ceritanya yaitu soal seseorang yang berusaha move on. Hawon (Jung Hae In) yang berusaha move on dari cinta pertamanya, dan seo woo (Chae Soo Bin) yang move on dari trauma kehilangan orangtuanya. Di drama ini semua karakternya saling terhubung, dan punya cerita masing-masing. Diawal episode wajar sih kalo masih bingung, setelah episode ke dua dijamin makin paham dengan persoalan yang masing-masing karakter hadapi. Lalu apa hubungannya dengan judul “a piece of your mind”? atau kalau aku artikan sebagian dari ingatanmu, jawabanya ada di sebuah alat AI atau kecerdasan buatan. Perlahan-lahan semua hal yang hawon pertanyakan akan terjawab dan dia mulai bisa merelakannya. Romantis tapi gak menye-menye kok. Aku pribadi gak begitu tertarik dengan genre melow drama begini, tapi asli, aku penasaran banget sama karakter yang  Chae soo bin mainkan. Awalnya gak berekspektasi lebih sama drama ini, cuma coba-coba nonton dan waw suka banget. 

Oke mari lanjut ke sesi spoiler. 
 
Dari sekarang aku bakalan ngebahas drama ini, jadi bakal banyak spoiler ya. Mari mulai dari episdoe pertama, di episode ini kita udah di kenalkan dengan si alat kecerdasan buatan sebut aja AI yang berisi suaranya Hawon. Alat ini sendiri sebenernya masih dalam uji coba untuk tujuan pengobatan. Saat itu jiso juga udah mulai kelihatan galau, entah apa yang sebenarnya sedang dia hadapi. Di episode kedua, kita ditunjukkan bagaimana bucinnya hawon ke jisoo si cinta pertamanya. Dia rela terbang ke korea dari Amerika karena jiso minta ketemuan. Padahal ketemuannya buat bilang kalo jiso mau nikah. Saat itu Hawon bilang masih bakal mencintai jiso walaupun dia sudah milik orang lain. Adegan ini jauh sebelum jiso galau sampai gak mau ketamu sama hawon. Padahal hawon tau kalau jiso lagi gak baik-baik aja. Hawon pasti khawatir, kepikiran ada masalah apa sebenernya. Karena jiso bener-bener menolak cerita ke hawon. Disisih lain, jiso sebenernya galau banget, antara cerita ke hawon yang sebenernya terjadi atau memilih menutupinya seperti yang suaminya minta, yaitu soal suaminya jiso yang secara tidak langsung terlibatan dengan kematian ibunya hawon. Jelas jiso galau berat. Hingga memutuskan untuk ke Norwegia sendirian, berharap disana dia bisa mendapatkan ketenangan dengan ziarah kemakam ibunya hawon, sebenrnya jiso juga merasa bersalah sih. Gak disangka kunjunganya jiso ke norwegia malah menambah penderitaan hawon karena ditinggal jiso untuk selamanya. Yaps... Jiso menghadapi musibah hingga merenggut nyawanya. Hingga jiso meninggal hawon masih belum tau kegalauan apa yang jiso hadapi. Dari situlah hawon mulai melakukan percobaan dengan si AI dengan memasukkan rekaman suaranya jiso. Di episode ke tiga, gak nyangka si AI berfungsi seolah-olah itu jiso, istilahnya seo woo menemukan titik rekasinya. Iya yang menemukan malah si seowoo. 

Oke sekarang kita bahas soal seo woo. Aku gak nyangka kalau dia bakal suka sama seseorang yang sudah menyukai oran lain. Aneh gitu. Seo woo suka hawon karena kebucinan hawon ke jiso. Perlahan-lahan seo woo jadi jembatan atara hawon dan jiso. Semua itu karena si AI hanya mau berbicara sama Seo Woo. Seiring berjalannya waktu Hawon masih belum bisa melupakan Jiso, Seo woo pengennya hawon segera melupakan jiso karena seo woo gak tega ngelihat hawon sedih kehilangan jiso. Move on itu gak mudah. Disini peran Seo Woo, rasa cintanya ke Hawon perlahan-lahan diterima Hawon, dia sadar bahwa Jiso udah gak mungkin lagi ada di sisihnya. Mereka mulai sering menghabiskan waktu bersama, hawon jadi lebih tau soal sewoo, begitupun sebaliknya. Sekarang jadi berubah, jiso lah yang menjadi jembatan antara hawon dan seowoo. Cinta 1%nya sewoo bertambah dan makin bertambah. Pada akhirnya hawon tau apa yang menjadi kegalauan jiso, soal ibunya dan soal suaminya.  








Yang gak kalah bagus 

Ohiya soal OST, dijamin bakal langsung suka. Penempatannya pas gitu, menambah kebaperan. Suka pokonya. Apalagi visualnya, suka banget. Berasa warm gitu, menyatu dengan ceritanya. Sayang banget episodenya dikurangi, beberapa ada yang bilang jalan ceritanya jadi maksa di akhir-akhir episode tapi kalo menurutku masih oke-oke aja. Banyak yang bilang mereka ini si hawon dan seowoo adalah couple sopan. Hahaha karena memang gak banyak adegan skinsipnya. Paling banyak adalah adegan pandang memandang. Jadi ketika ada adegan skinsip sedikit aja udah berasa gregetnya. Apalagi adegan pelukannya, adegan garuk-garuknya, adegan nyender-nyendernya, aww so sweet. Kesimpulanya ini adalah drama yang aku rekomendasikan buat kamu yang sudah bosen dengan tema-tema drama sekarang. Patut di coba. Drama yang sangat undereted.  

 

 

Comments